Rabu, 04 Maret 2020

The Best Place in The World


Bingung..
Aku bingung harus jadi mahasiswa yang seperti apa.
Aku bingung harus ikut organisasi apa.
Aku bingung siapa yang harus kujadikan teman dan siapa yang harus ku abaikan.
Aku bingung nanti akan jadi apa.
Aku bingung apa yang harus kulakukan.

Padahal ku sudah tau apa yang diperjuangkan.
Tapi tetap saja sulit kulakukan, bukan, bukan sulit, tapi susah untuk bergerak.
Aku bingung bagaimana hari-hariku di esok hari.
Penuh kepura-puraan, penuh kekecewaan, penuh kekhawatiran, dan penuh rasa rindu akan keluargaku yang nun jauh disana. Tak ada yang lebih baik dari mereka.
Satu-satunya tempat yg buat aku tidak takut akan itu semua adalah..

Rumah
Tempat dimana aku memikirkan hanya tentang hari itu, bukan esok atau masa depan.
Tempat dimana aku tidak takut akan apapun, kecuali omelan umi atau mbaku karna aku tidak tertib
Tempat dimana ku lebih banyak tertawa dibanding manapun.
Tempat dimana ku berani mengekspresikan diriku apa adanya, tak ada hal yang ditutupi, semua mengalir apa adanya.
Tempat dimana aku bisa bercerita apapun ke umiku, kakaku, adeku. Apapun..

Walau kadang kami tidak bebas ketika ingin tidur siang hari, karna bisa diomelin.
Walau kadang kami cekcok karna hal-hal yang sebenarnya remeh tapi jadi besar.
Walau kadang umi agak lebai mengekspresikan suatu permasalahan tertentu.
Walau kadang aku sebel liat abi leyah leyeh atau tidur di pagi hari sedang yang lainnya bersih-bersih.
Walau kadang umi menuntut kesempurnaan akan kerjaan rumah yang tak kunjung puas.

Tapi tetap tak ada yang lebih baik dari tempat itu, entah karna bangunannya, hawa-hawanya, isinya, penghuninya, atau apapun itu, tetap saja ku menyukainya.
Walau memang lebih pecah dari kosanku.
Lebih ribut dari tempatku hari ini.
But, that is the best place I have ever had.

0 comments:

Posting Komentar