Chapter 1
Berpenampilan sederhana, berparas biasa dan bersaku ala kadarnya, hal itulah yang paling menggambarkan diriku, hidup ku merupakan hidup orang yang biasa dan tak pernah menjadi luar biasa, tak pernah berubah dan tidak pernah ingin dirubah, selalu statis dalam diam tanpa berharap mengalami kedinamisan dalam hidupnya. Sekali lagi begitulah diriku dan itu lah bagaimana aku menjalani kehidupan ku selama 18 tahun lamanya hingga 5 tahun lalu aku menemukan sebuah kunci kehidupan dan semuanya berubah , aku si tokoh sampingan di Dunia yang fana ini, seorang figuran dalam skenario Tuhan, tapi kini akulah tokoh utama dalam cerita ini, aku Ali kini aku berumur 23 tahun dan aku adalah seorang mahasiswa Kedokteran di Universitas Negeri yang luar biasa favorit di Indonesia, untuk masuk ke Universitas ini aku mengorbankan semua tenaga dan waktu ku, berbagai rasa sakit, rasa bahagia, persahabatan, pertemanan, kegagalan, putus asa, semangat ,saling berbagi, dan perpisahan sudah pernah semua aku rasakan hanya untuk bisa masuk dan belajar ke Universitas ini. Tapi bukan ini yang akan aku ceritakan, melainkan kunci kehidupan ku yang merubah semuanya yang tanpa nya tidak mungkin aku mampu mengahadapi semua kejolak batin dan raga yang pernah aku alami.
Cinta..
Kalian tau cinta? Pernah kah kalian memahami apa itu
cinta ? Kebanyakan orang pasti menjawab cinta adalah perasaan manusia yang
dirasakan ketika bertemu dengan manusia lainnya, yang membuat mereka ingin
selalu bertemu, menyapa, diperhatikan, dipikirkan, dan ingin selalu mengetahui
apapun lebih dalam tentang orang yang dicintainya, yaaaa kebanyakan orang memang
menjawab seperti itu. Tapi tidak untuk ku, bagiku cinta bukanlah sebuah
perasaan yang rumit untuk diartikan oleh batas rasional manusia, bagiku cinta adalah seorang sahabat, cinta adalah sahabatku pendukung dan
pengingatku, cintaku bukan lah sebuah perasaan karena cintaku berwujud bukan
hanya terasa.
Semua awal dari cerita ini berawal ketika aku
mengenakan seragam putih abu ku 5 tahun lalu…………..
0 comments:
Posting Komentar